Semangat Gotong Royong Menguatkan Kebersihan Desa Buduk Kinangan
Semangat Gotong Royong Menguatkan Kebersihan Desa Buduk
Kinangan
Desa Buduk Kinangan, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan – Terletak tepat di garis perbatasan Indonesia–Malaysia, Desa Buduk Kinangan tampak bersih dan rapi. Hal ini tidak terlepas dari kerja sama erat antara pengurus Rukun Tetangga (RT) dan seluruh warga desa yang rutin melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan, jalan desa, serta saluran air limbah sebanyak empat kali dalam satu tahun.
Komitmen Bersama Menjaga Wajah Desa
Kegiatan gotong royong ini sudah berjalan berkelanjutan sebagai bentuk kesadaran bersama bahwa kebersihan bukan hanya tugas individu, melainkan tanggung jawab seluruh warga. Pengurus RT bersama aparat desa dan tokoh masyarakat menetapkan jadwal kegiatan setiap tiga bulan sekali, dengan harapan lingkungan desa selalu terjaga dari kotoran, genangan air, dan sampah yang dapat menimbulkan penyakit serta mengganggu kenyamanan hidup.
"Kami sadar sebagai desa perbatasan, wajah Desa Buduk Kinangan adalah cerminan bangsa. Oleh karena itu, kami bertekad menjaga kebersihan desa sebagai bukti kedisiplinan dan kebanggaan kami sebagai warga negara Indonesia," ujar salah satu pengurus RT setempat.
Kerja Sama Tanpa Memandang Beda
Setiap kali jadwal kegiatan tiba, warga dari berbagai usia berdatangan dengan membawa peralatan sendiri: mesin rumput,cangkul, sapu lidi, sekop, dan karung sampah. Mulai dari para orang tua, pemuda, hingga ibu-ibu dan anak sekolah turut berperan sesuai kemampuannya.
- Warga laki-laki membersihkan saluran air limbah yang tertutup lumpur dan sampah, serta memangkas rumput liar di pinggir jalan.
- Ibu-ibu membantu mengumpulkan sampah, membersihkan selokan
depan rumah, dan menyiapkan konsumsi untuk peserta kegiatan.
- Pemuda berperan mengangkut sampah ke tempat pembuangan
sementara dan memperbaiki bagian jalan yang rusak akibat hujan.
Pengurus RT berperan mengatur pembagian tugas, memastikan setiap titik jalan utama, jalan lingkungan, dan saluran air di seluruh wilayah desa tercakup dengan baik. Kegiatan ini juga menjadi momen mempererat tali persaudaraan antarwarga, terlebih Desa Buduk Kinangan yang beragam suku dan latar belakang.
Manfaat Nyata bagi Warga dan Wilayah Perbatasan
Melalui kegiatan rutin empat kali setahun ini, berbagai manfaat sudah dirasakan langsung oleh masyarakat:
✅ Saluran air limbah menjadi
lancar, sehingga tidak ada lagi genangan air yang menjadi sarang nyamuk demam
berdarah dan malaria.
✅ Jalan desa bersih dari rumput
liar dan sampah, mempermudah perjalanan warga maupun tamu yang berkunjung dari
kedua sisi perbatasan.
✅ Risiko banjir kecil saat musim hujan berkurang drastis karena aliran air tidak terhambat.
✅ Terjalin hubungan harmonis yang semakin kuat antara pengurus RT dan warga, serta antarwarga itu sendiri.
Harapan ke Depan
Warga Desa Buduk Kinangan berharap semangat gotong royong ini terus terjaga dan menjadi contoh bagi desa lain di wilayah Kecamatan Krayan maupun Kabupaten Nunukan. Mereka juga berharap dukungan dari pemerintah daerah untuk melengkapi sarana pembuangan sampah yang lebih layak, agar hasil kerja keras bersama ini dapat terjaga dalam jangka panjang.
Di perbatasan yang menjadi gerbang negara ini, kebersihan dan persatuan warga Desa Buduk Kinangan menjadi bukti nyata bahwa dengan kerja sama gotong royong, tantangan apapun dapat diatasi demi terciptanya lingkungan yang sehat, aman, dan indah untuk dihuni.